Program Unggulan Tahfidz

PROGRAM UNGGULAN TAHFIZH AL-QUR’AN SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) INSAN KAMIL BOGOR

PROGRAM UNGGULAN TAHFIZH AL-QUR’AN SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) INSAN KAMIL BOGOR :

  • Al-Qur’an adalah petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Islam, maka tentu sudah menjadi kewajiban bagi setiap individu untuk memahami, menguasai dan juga mengamalkan isi Al-Qur’an tersebut. Diantara cara untuk memahami dan menguasai Al-Qur’an tersebut adalah dengan cara sering membacanya.

  • Tujuannya agar mahasiswa dapat membaca Al-Qur’an sesuai dengan ilmunya dan juga mampu untuk menghafalnya, sehingga apabila sudah mampu membaca dengan baik dan mampu menghafalnya tentu akan lebih mudah untuk menguasainya.

  • Program unggulan Tahfidz ini juga membantu untuk dapat menghafal Al-Qur’an dengan baik, sehingga bisa tercapai target program unggulan yaitu 10 juz selama 8 semester.

KEGIATAN

Program ini meliputi beberapa kegiatan:

1. Kegiatan Tahfizh

  • Kegiatan rutin setiap hari, meliputi; Setoran hafalan (ziyadah), mengulang hafalan (muroja’ah).

  • Kegiatan rutin semesteran, meliputi; evaluasi dan ujian (tengah dan akhir semester).

  • Kegiatan rutin tahunan, meliputi; wisuda tahfizh.

2. Kegiatan Tahsin

  • Kegiatan Tahsin diberikan kepada seluruh mahasiswa di semester pertama, dengan jumlah 16 pertemuan.

3. Kegiatan Sima’an

  • Kegiatan sima’an dilakukan setiap hari pada jam program tahfizh.

  • Kegiatan sima’an dilakukan secara bergiliran oleh seluruh mahasiswa.

TARGET CAPAIAN

Target hafalan adalah jumlah hafalan yang harus dicapai oleh mahasiswa dalam jangka waktu tertentu dan mejadi syarat dan pertimbangan ujian dan kelulusan

A. Rincian Juz, surat ayat yang dihafal Juz yang dihafal oleh mahasiswa dimulai dari juz 30, 29 dan Juz 1 sampai Juz 8 (awal surat AL-Baqarah sampai akhir surat Al-An’am).

Rincian juz yang harus diselesaikan tiap semester adalah sebagai berikut:

1. Semester 1 : Juz 30

2.Semester 2 : Juz 29

3. Semester 3 : Surat Al-Baqarah ; 1-160

4. Semester 4 : Surat Al-Baqarah ; 161-286 (akhir surat)

5. Semester 5 : Surat Ali Imran ; 1-200 (akhir surat)

6. Semester 6 : Surat An-Nisa ; 1-176 (akhir surat)

7. Semester 7 : Surat Al-Maidah ; 1-120 (akhir surat)

8. Semester 8 : Surat Al-An’am ; 1-165 (akhir surat)

  • Tahun pertama atau tingkat 1 mahasiswa diharuskan menghafal 2 juz akhir Al-Qur’an.

  • Tahun kedua atau tingkat 2 mahasiswa diharuskan menghafal Surat Al-Baqarah.

  • Tahun ketiga atau tingkat 3 mahasiswa diharuskan menghafal Surat Ali Imran dan Surat An-Nisa.

  • Tahun keempat atau tingkat 4 mahasiswa diharuskan menghafal Surat Al-Maidah dan Surat Al-An’am.

B. Kalkulasi target hafalan per pertemuan.

  1. Waktu pembelajaran Program Tahfizh setiap hari atau 5 kali dalam setiap pekan di luar waktu kuliah (setengah jam sebelum pembelajaran di kelas).

  2. Alokasi waktu untuk pembelajaran Program Tahfizh setiap pertemuan 30 menit (13.00-13.30).

  3. Acuan target hafalan adalah jumlah ayat. Rata-rata ayat yang harus dihafal dalam 1 semester adalah 80 ayat (kecuali juz 30 dan 29).

  4. Untuk mencapai terget sebanyak 1 juz per semester, maka mahasiswa harus menghafal sebanyak 1 ayat per pertemuan.

  5. Setiap mahasiswa berhak mendapatkan 100 kali waktu efektif untuk setoran hafalan dalam satu semester.

  6. Jumlah pertemuan efektif dalam 1 semester kurang lebih sebanyak 120 kali pertemuan.

  7. Mushaf yang dipakai untuk menghitung jumlah ayat adalah mushaf pojok (Mushaf Madinah).

ALOKASI WAKTU

Alokasi waktu untuk kegiatan Program Unggulan Tahfizh Al-Qur’an terbagi atas kegiatan utama dan kegiatan penunjang, sehingga alokasi waktunya berbeda.

A. ALOKASI WAKTU UNTUK KEGIATAN UTAMA

1. Kegiatan Tahfizh

a. Kegiatan rutin setiap pertemuan meliputi:

  • Setoran hafalan,

  • Pengulangan hafalan,

  • Persiapan dan tilawah mandiri.

b. Kegiatan rutin Wisuda Tahfizh Al-Qur’an dilaksanakan 1 tahun sekali.

c. Kegiatan Musabaqoh Tilawah Al-Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hizhil Al-Qur’an (MHQ).

2. Kegiatan Tahsin

a. Kegiatan tahsin wajib diberikan kepada mahasiswa pada semester satu.

b. Kegiatan tahsin secara bersama dalam acara kegiatan-kegiatan seminar dan lainnya.

3. Kegiatan Sima’an

a. Kegiatan sima’an dilakukan setiap hari pada jam program tahfizh.

b. Kegiatan sima’an dilakukan secara bergiliran oleh seluruh mahasiswa.

c. Kegiatan Sima’an 30 Juz dan khatam 1 bulan 1x.

B. ALOKASI WAKTU KEGIATAN PENUNJANG.

1. Tadabbur Al-Qur’an.

2. Kajian ilmu-ilmu Al-Qur’an.

3. Seminar dan pelatihan tentang Al-Qur’an.

PENGAMPU PROGRAM

A. Pengampu Program:

  1. Program ini dibimbing oleh para pembimbing tahfizh.

  2. Pembimbing program diutamakan yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz dan atau minimal sesuai target hafalan (10 juz).

  3. Pembimbing tahfizh mendapat pembinaan minimal satu kali dalam satu bulan.

  4. Pembinaan intensif dilakukan oleh koordinator tahfizh.

  5. Seluruh pembimbing tahfizh berada di bawah koordinator tahfizh.

B. Tugas pengampu program:

  1. Mengatur kegiatan halaqoh.

  2. Menyimak hafalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

  3. Memperbaiki dan mengoreksi bacaan ketika setoran

  4. Memberikan nilai hafalan.

  5. Mengadakan ujian.

  6. Menyampaikan laporan kegiatan kepada koordinator atau ketua sekolah.

  7. Hal-hal yang tersebut akan ditentukan kemudian.

KOORDINATOR TAHFIZH

A. Tugas koordinator program:

  • Merencanakan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan program secara rutin.

  • Membangun kerjasama dengan instansi-instansi terkait.

  • Melakukan koordinasi dengan unit-unit yang lain.

  • Memberikan laporan hasil kegiatan kepada ketua sekolah.

  • Memilih peserta program dalam acara-acara di luar sekolah.

  • Koordinator program dibantu oleh tim program yaitu manajemen sekolah dan

Pengampu program dalam melaksanakan tugas-tugas di bawah ini :

  • Bekerjasama dengan manajemen sekolah dalam mengatur ; surat menyurat, pembuatan piagam, syahadah dan lain-lain yang terkait dengan program.

  • Menjadi penanggung jawab dan pendamping dalam acara/kegiatan di luar sekolah.

  • Bekerjasama dengan bagian kurikulum sekolah dalam mengatur jadwal, evaluasi kegiatan, absensi kehadiran, rekap capaian, administrasi kelulusan dan lain-lain.

  • Meningkatkan kualitas program dengan mengadakan/mengikuti berbagai acara penunjang.

  • Melakukan rapat dan evaluasi dengan pengampu program minimal dua kali setiap bulan.

PEMBAGIAN HALAQAH

A. Halaqah

  • Pembagian halaqah dibuat berdasarkan tingkat/semester.

  • Pembagian halaqah dibuat oleh koordinator program.

  • Setiap halaqah oleh pembimbing.

B. Prinsip Manajemen Halaqah

  • Ikhlas : Pengampu wajib memiliki keikhlasan niat dalam tugas yang diembannya.

  • Disiplin : Pengampu tahfizh bertugas mendisiplinkan dirinya dan anggotan halaqah yang diampu agar kegiatan berjalan dengan baik sehingga tercapai hasil yang maksimal.

  • Efektif : Pengampu bertugas menggunakan waktu yang telah ditentukan dengan sebaik-baiknya.

  • Konsisten : Pengampu diharuskan konsisten dengan kegiatan dan kesepakatan program.

  • Antusias : Pengampu harus senantiasa memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi.

  • Tanggung jawab : Pengampu berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mengelola halaqah dan membimbing anggota halaqah agar dapat mencapai target yang telah ditentukan.

METODE TAHFIZH

A. Penggunaan Metode Tahfizh

  1. Metodologi yang dimaksud adalah tatacara pengajaran program tahfizh.

  2. Metode yang digunakan adalah Setoran dan Pengulangan.

  • Metode Setoran, yaitu setiap mahasiswa diharuskan menyetorkan hafalan sesuai dengan ketentuan dalam setiap pertemuan.

  • Metode Pengulangan, yaitu setiap mahasiswa diharuskan mengikuti jadwal pengulangan hafalan sesuai dengan ketentuan dalam waktu yang ditentukan.

B. Teknis setoran

Alokasi waktu setiap pertemuan pembelajaran program tahfizh adalah 30 menit. Teknis

setorannya sebagai berikut:

C. Teknis Pengulangan

Secara umum mengulang hafalan adalah hal yang wajib dan upaya untuk menjaga dan memelihara hafalan. Beberapa cara mengulang hafalan:

  1. Qira’ah ‘ala muhafizh : yaitu membaca langsung kepada pembimbing tahfizh (muhafizh).

  2. Qira’ah Daur : yaitu membaca secara bergiliran dalam halaqah perkumpulan.

  3. Qira’ah Jauziyyah : yaitu membaca secara bergantian dengan cara perpasangan.

  4. Qira’ah Jam’iyyah : yaitu mengulang hafalan secara masal dan kolosal (tasmi’ jama’i).

  5. Qira’ah ‘ala Imtihan : yaitu mengulang hafalan pada waktu ujian, baik formal atau tidak.

  6. Qira’ah ‘ala Musabaqah : yaitu mengulang hafalan melalui sebuah kompetisi atau perlombaan.

  7. Qira’ah ‘ala Khatmil Qur’an : yaitu mengulang hafalan dalam acara khataman AlQur’an.

UJIAN TAHFIZH

A. Pelaksanaan Ujian Tahfizh

  • Ujian tahfizh dilaksanakan 4 kali dalam setahun. Setiap tengah dan akhir semester.

  • Waktu pelaksanaan ujian bisa mengalami perubahan.

  • Alokasi waktu ujian disesuaikan dengan kondisi yang ada dan jumlah penguji serta peserta yang akan diuji.

B. Penguji

  • Penguji ditentukan oleh koordinator program.

  • Penguji wajib menjalankan ujian sesuai dengan aturan.

  • Penguji berwenang memberikan penilaian sesuai dengan aturan.

C. Bentuk dan materi ujian

1. Program ini memiliki empat bentuk ujian, yaitu:

  • Ujian Tengah Semester Gasal

  • Ujian Akhir Semester Gasal

  • Ujian Tengah Semester Genap

  • Ujian Akhir Semester Genap

2. Materi ujian sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.

3. Materi ujian sebagai berikut:

a. Semester 1

  • Tengah semester : Surat An-Naba s/d Surat At-Toriq

  • Akhir semester : Surat Al-A’laa s/d Surat An-Naas

b. Semester 2

  • Tengah semester : Surat Al-Mulk s/d Surat Nuh

  • Akhir semester : Surat Al-Jin s/d Surat Al-Mursalat

c. Semester 3

  • Tengah semester : Surat Al-Baqarah ayat 1-82

  • Akhir semester : Surat Al-Baqarah ayat 83-163

d. Semester 4

  • Tengah semester : Surat Al-Baqarah ayat 164-245

  • Akhir semester : Surat Al-Baqarah ayat 246-286

e. Semester 5

  • Tengah semester : Surat Ali Imran ayat 1-100

  • Akhir semester : Surat Ali Imran ayat 101-200

f. Semester 6

  • Tengah semester : Surat An-Nisa ayat 1-86

  • Akhir semester : Surat An-Nisa ayat 87-176

g. Semester 7

  • Tengah semester : Surat Al-Maidah ayat 1-50

  • Akhir semester : Surat Al-Maidah ayat 51-120

h. Semester 8

  • Tengah semester : Surat Al-An’am ayat 1-90

  • Akhir semester : Surat Al-An’am ayat 91-165

D. Aspek Penilaian

1. Aspek yang dinilai dalam ujian mencakup:

  • Kelancaran hafalan

  • Tajwid

  • Fashohah (makhroj & sifat huruf)

2. Kelancaran dinilai dari kesalahan atau lupa hafalan per juz.

3. Tajwid terkait dengan kemampuan penerapan hukum-hukum bacaan.

4. Fashohah terkait dengan ketepatan pengucapan sifat dan tempat keluar huruf.

E. Teknis dan mekanisme penilaian

  • Nilai diambil dari hasil ujian setiap tengah dan akhir semester sesuai dengan mekanisme penilaian.

  • Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) adalah 70

  • Rincian penilaian ujian program tahfizh diatur dalam aturan akademik.

  • Penetapan kelulusan ujian program tahfizh dilakukan dalam rapot pleno ujian program tahfizh yang dipimpin oleh koordinator tahfizh

LAPORAN HASIL BELAJAR

  1. Dalam rangka menyampaikan hasil belajar khususnya dalam program tahfizh maka laporan hasil pencapaian (rapot) perlu dibuat dan disampaikan kepada orangtua atau wali.

  2. Laporan disampaikan sekurang-kurangnya sebanyak dua kali dalam satu tahun pelajaran, yaitu pada semester gasal dan genap.

  3. Laporan berupa satu lembar kertas berlogo dan berkop resmi sekolah.

  4. Laporan sekurang-kurangnya mencakup tiga bagian, yaitu:

a. Bagian pertama berisi:

  • Nama laporan hasil program

  • Nama mahasiswa

  • No induk mahasiswa

  • Tingkat

  • Semester

  • Tahun pelajaran

  • KKM

  • Nama Pengampu program

b. Bagian inti berisi:

  • Hafalan baru

  • Total hafalan

  • Aspek penilaian

c. Bagian penutup berisi:

  • Catatan/pesan untuk mahasiswa

  • Kolom keterangan

  • Tempat dan taggal penandatanganan laporan

  • Kolom tanda tangan koordinator program

5. Jika diperlukan akan dilakukan penyesuaian dan perubahan terhadap format laporan ini.

APRESIASI DAN PENGHARGAAN

A. Syahadah Tahfizh

  1. Dalam rangka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peserta yang telah menyelesaikan target hafalan selama masa pendidikan di STIT Insan Kamil Bogor dan lulus dalam ujian, maka dibuatlah syahadah tahfizh dan diberikan kepada peserta yang bersangkutan.

  2. Syahadah ini ada dua macam yaitu syahadah untuk yang lulus juz 30 dan syahadah untuk yang sudah menyelesaikan target program.

  3. Syahadah berupa satu lembar kertas berlogo dan berkop resmi STIT Insan Kamil Bogor.

  4. Syahadah sekurang-kurangnya menjelaskan hal-hal berikut:

  • Nama apresiasi dan penghargaan.

  • Nama peserta

  • Tempat dan tanggal lahir

  • Tahun angkatan

  • Nilai ujian

  • Jumlah hafalan

  • Doa dan motivasi

  • Tempat dan tanggal penandatanganan syahadah

  • Nama dan tanda tangan koordinator program

  • Nama dan tanda tangan ketua

  • Lampiran nilai

B. Apresiasi dan hadiah bagi peserta yang berprestasi

  • Beasiswa

  • Barang yang bermanfaat

  • Sertifikat

  • Diikutkan program khusus

  • Hadiah lainnya.